Selasa, 21 Mei 2013
DOA UNTUK IBU
Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani
DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa
Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun
Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku
Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada
Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan seLaLu menyanyangimu
CIRI ANAK INDIGO
Berikut beberapa ciri anak indigo yang saya cari dari beberapa sumber;
- Memiliki IQ tinggi diatas rata rata sehingga mereka mampu mengingat dengan baik apa yang sudah terekam di dalam otaknya.
- Memiliki suatu keinginan yang kuat.
- Cenderung melakukan apa yang ada di pikirannya daripada menuruti kehendak orang tua.
- Bijaksana dan kadan bicaranya seperti orang dewasa.
- Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan.
- Sudah kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan.
- Sangat peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan.
- Mempunyai gaya belajar secara visual dan kinestetik.
- Apabila keinginannya tidak terpenuhi, maka mereka akan menjadi self centered, walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya.
- Mempunyai potensi bakat yang luar biasa.
SEJARAH IAID
| Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi
Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan
kepesantrenan, yaitu Pondok Pesantren Darussalam. Pendidikan Tinggi
Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak lama dipercaya
pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon
sarjana-ulama-cendekia, yang memiliki visi ke-Islam-an, keilmuan,
kebangsaan dan kemasyarakatan. Kepercyaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang tersebar hampir di seluruh pelosok nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan. Pada awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Syari’ah. Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada tiga fakultas dan satu program, yaitu Fakultas Syari’ah (Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah), Fakultas Tarbiyah (Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah), Fakultas Dakwah (Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam), dan Program Pascasarjana/S2 (Program Studi Pendidikan Islam. Fakultas Ushuluddin Jurusan Dakwah pernah didirikan, tetapi kemudian diubah menjadi Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan tuntutan dan perkembangan yang ada. Program Diploma PGSD/PGMI juga pernah ada tetapi kemudian ditingkatkan statusnya dari Program Diploma menjadi Program Strata Satu. Secara kronologis, sejarah perkembangan IAID dapat dilihat dari peristiwa-peristiwa penting yang terjadi, yaitu:
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Langganan:
Postingan (Atom)